Jumat, 07 November 2014

RASA KASIH SAYANG SEORANG AYAH UNTUK ANAKNYA

     Mungkin ibu lebih kerap menelepon untuk menanyakan keadaanku setiap hari, tapi apakah aku tahu, bahwa sebenarnya ayahlah yang mengingatkan ibu untuk meneleponku?
     Semasa kecil, ibukulah yang lebih sering menggendongku. Tapi apakah aku tahu, bahwa ketika ayah pulang bekerja dengan wajah yang letih, ayahlah yang selalu menanyakan apa yang aku lakukan seharian, walau beliau tak bertanya langsung kepadaku karena saking letihnya mencari nafkah dan melihatku terlelap dalam tidur nyenyakku.
     Saat aku sakit demam, ayah membentakku "Sudah diberitahu, jangan minum es!" Lantas aku merengut menjauhi ayahku dan menangis di depan ibu. Tapi apakah aku tahu, bahwa ayahlah yang risau dengan keadaanku, sampai beliau hanya bisa menggigit bibir menahan kesakitanku.
     Walau ibu yang mengantar aku ke sekolah untuk belajar, tapi tahukah aku, bahwa ayahlah yang berkata "Ibu, temanilah anakmu, aku pergi mencari nafkah dulu untuk kita bersama."

     Ketika aku remaja, aku meminta izin untuk keluar malam. Ayah dengan tegas berkata "Tidak boleh!". Sadarkah aku, bahwa ayahku hanya ingin menjagaku, beliau lebih tau dunia luar, dibandingkan aku, bahkan ibuku? Karena bagi ayah, aku adalah sesuatu yang sangat berharga. Saat aku sudah dipercayai olehnya, ayahpun melonggarkan peraturannya.
     Maka kadang aku melanggar kepercayaannya. Ayahlah yang setia menungguku di ruang tamu dengan rasa sangat risau, bahkan sampai menyuruh ibu untuk mengontak beberapa temannya untuk menanyakan keadaanku, dimana, dan sedang apa aku di luar sana.

    Saat aku dewasa, dan disaat aku merengek memerlukan ini itu untuk keperluan kuliahku, ayah hanya mengerutkan dahi, tanpa menolak, beliau memenuhinya, dan hanya berpikir, "Kemana aku harus mencari uang tambahan, padahal gajiku pas-pasan dan sudah tidak ada tempat lagi untuk meminjam.

     Saat aku berjaya, ayah adalah orang pertama yang berdiri dan bertepuk tangan untukku. Ayahlah yang mengabari sanak saudara, "Anakku sekarang sukses!". Walau kadang aku hanya bisa membelikan baju koko, itupun hanya setahun sekali. Ayah akan tersenyum dengan bangga.

     Dalam sujudnya, ayah juga tidak kalah dengan doanya ibu, hanya bedanya ayah simpan doa itu dalam hatinya. Sampai ketika nanti aku menemukan jodohku, ayahku akan sangat berhati-hati mengizinkannya.

     Dan akhirnya, saat ayah melihatku duduk diatas pelaminan bersama pasanganku, ayahpun tersenyum bahagia. Lantas pernahkah aku memergoki, bahwa ayah sempat pergi ke belakang dan menangis? Ayah menangis karena ayah sangat bahagia, dan beliaupun berdoa, "Ya Allah, tugasku telah selesai dengan baik. Bahagiakanlah putra putri kecilku yang manis bersama pasangannya."


PESAN IBU KE ANAK UNTUK SEORANG AYAH

Anakku...
Memang ayah tidak mengandungmu, tapi darahnya mengalir di darahmu, namanya melekat di namamu... Memang ayah tak melahirkanmu, memang ayah tak menyusuimu, tapi dari keringatnyalah setiap tetesan yang menjadi air susumu...

Nak...
Ayah memang tak menjagamu setiap saat, tapi tahukah kamu, dalam doanya selalu ada namamu disebutnya. Tangisan ayah mungkin tak pernsh kau dengar, karena dia ingin terlihat kuat agar kau tak ragu untuk berlindung di lengannya dan dadanya ketika kau mersa tidak aman...
Pelukan ayahmu mungkin tak sehangat dan seerat bunda, karena kecintaannya dia tak sanggup untuk melepaskanmu...
Dia ingin kau mandiri, agar ketika kami tiada, kau sanggup menghadapi semua sendiri.

Bunda hanya ingin kau tahu nak...
Bahwa...
Cinta ayah kepadamu sama besarnya dengan cinta bunda...
Anakku...
Jadi, di dirinya juga terdapat surga bagimu... Maka hormati dan sayangilah ayahmu...

Kamis, 05 Desember 2013

Gue mau curhat... gue suka sama orang udah 4 tahun. Gila lama banget ya, nggak nyangka gue bisa suka sama orang selama itu... kalo parkir di mall pasti udah bayar mahal. Oke lanjut.. Kenapa sih gue susah banget untuk moveon dari dia? Padahal dia nggak pernah 'peduli' sama sekali sama gue, dia nggak pernah ngelirik gue sedikitpun... Gue suka sama dia dari sd, dan sampe sekarang ini cinta gue belum terbalaskan. Waktu dia putus sama pacarnya, gue seneng, karena kemungkinan 'dia' peka, dia sadar bahwa selama ini ada orang yang selalu nungguin dia. Tapi akhirnya yang gue dapet adalah...................... mereka 'balikan'. Dan parahnya lagi, dia selalu datang disaat gue udah hampir bisa untuk moveon, seakan-akan dia nggak mengizinkan gue untuk moveon darinya. Kenapa? Kenapa gue susah banget buat ngelupain dia? Dia yang jelas-jelas nggak pernah 'peduli' sama gue...

Minggu, 26 Agustus 2012

Fish

Fish: Add a touch of nature to your page with these hungry little fish.  Watch them as they follow your mouse hoping you will feed them by clicking the surface of the water.

Selasa, 21 Agustus 2012

Tanda-tanda Hari Kiamat



Kepastian datangnya hari kiamat hanya Allah SWT yang mengetahui. Sebagaimana firman-Nya: “Sesungguhnya hari kiamat itu akan datang, Aku merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan.” (QS. Thaha:15). Dengan demikian tiada seorang pun mengetahui kapan hari kiamat akan tiba. Allah SWT hanya memberikan tanda-tanda menjelang datangnya kiamat.

Berdasarkan hadits-hadits Rasulullah SAW, tanda-tanda hari kiamat sebagai berikut:

1.         Tanda-tanda shugra (kecil), yang sebagian di antaranya sudah tampak dalam kehidupan sekarang ini:

·         * Ajaran Islam kurang diperhatikan dan bahkan ditinggalkan oleh kaum Muslim.
·          * Jumlah ulama (ahli agama) yang sesungguhnya semakin sedikit, sebaliknya banyak orang bodoh yang mengaku ulama dan menyesatkan umat.
·         * Perzinahan dilakukan terang-terangan dan sudah menjadi suatu kebiasaan di masyarakat luas.
·         * Begitu pula mabuk-mabukan yang banyak dilakukan seolah bukan perbuatan yang diharamkan.
·        *Jumlah wanita semakin lebih banyak dibandingkan dengan pria, dan mereka sudah tidak malu lagi berpakaian setengah telanjang.
·         * Banyak wanita yang berdandan/berpenampilan seperti pria, begitu juga sebaliknya.
·        * Umat manusia berlomba menumpuk kekayaan dengan jalan yang tidak halal serta maraknya praktek riba.
·        * Para orangtua menjadi budak dan diperlakukan sewenang-wenang oleh anak-anaknya.
·        * Semakin banyak fitnah yang menimpa umat Islam.
·        * Semakin sering terjadi bencana alam, pembunuhan, dan peperangan.
·        * Banyaknya perceraian.
·        * Bermewah-mewah dalam membangun masjid sementara jamaahnya sedikit, serta saling membanggakan keindahan masjid.

2.    Tanda-tanda kubra (besar)
·        * Waktu berputar semakin cepat, sehingga setahun terasa sebulan, sebulan terasa seminggu.
·        * Matahari terbit di sebelah barat.
·        * Keluarnya Dajjal, yaitu sosok pembohong yang menutupi kebenaran.
·        * Adanya Ya’juj dan Ma’juj, yaitu segolongan umat manusia yang mempunyai kekuatan besar dan berpikiran sesat.
·        * Turunnya Imam Mahdi ke dunia untuk meluruskan syari’at Islam dan menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW.
·        * Turunnya Nabi Isa AS. dari langit yang akan memperjuangkan kebenaran bersama Imam Mahdi. Dialah yang menumpas Dajjal serta mengajak umat manusia mengesakan Allah SWT dan menyambah-Nya.
·        * Hilangnya Al Quran dari mashaf san hati umat manusia hingga hilang pedoman.

Tanda-tanda kecil datangnya hari kiamat secara umum datang lebih dahulu dari tanda-tanda besar, serta sebagiannya sudah terjadi. Jika tanda-tanda besar muncul telah muncul satu, maka akan diikuti tanda-tanda yang lainnya, yaitu yang pertama kali muncul adalah terbitnya matahari dari barat. Demikianlah kita sebagai umat manusia hendaknya mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan taat dan takwa kepada Allah swt, karena bagaimanapun juga tanda-tanda kecil datangnya kiamat telah banyak terjadi dan itu semua sebagai peringatan agar manusia sadar dan bertaubat.